Jumat, 09 Maret 2018

MENDESAIN DAFTAR GMAIL MENGGUNAKAN ADOBE DREAMWEAVER

Berikut ini adalah hasil screenshoot dari desain daftar Gmail menggunakan Adobe Dreamweaver.



Berikut ketika dijalankan atau mengklik button Live pada toolbar


Berikut ini adalah file .html dari desain daftar gmail
Silahkan didownload

MOCKUP WEBSITE KPK DAN KEMENPAR

Berikut ini adalah hasil desain mockup halaman awal website KPK menggunakan Balsamic.


Berikut ini adalah hasil desain mockup halaman awal website KPK menggunakan Balsamic.



Berikut ini adalah screenshoot saat mendesain di Balsamic.



MOCKUP BERANDA APLIKASI EDMODO

Berikut ini adalah hasil desain mockup halaman awal aplikasi Edmodo menggunakan Balsamic.


Berikut ini adalah screenshoot saat mendesain di Balsamic.



Alat Bantu Eksplorasi Informasi

Soal

1.      Berikan contoh penerapan untuk alat bantu pencarian informasi pada komputer! Berikan contoh gambar!
2.      Berikan contoh pencarian fleksibel dan disertai gambar!

Jawaban
1.       

1. Full – test string search
  • Pemakai mengetikkan kata dan sistem mencari kemunculan berikut kata tersebut dalam dokumen atau memberikan daftar lengkap dokumen yang mengandung kata tersebut.


  • Word stemming : mengikutsertakan bentuk jamak dan bentuk varian lainnya.


  • Word proximity : mencari lebih dari satu kata yang bersebelahan dalam kalimat atau paragraf yang sama.  Contoh : human-computer interaction.


  • Boolean combination : AND, OR, NOT dan pengelompokkan dengan tanda kurung, contoh :  (javanese OR sundanese) AND cooking.


  • Online thesaurus : menambahkan sinonim atau istilah – istilah yang lebih luas dan lebih sempit.


  • Word – list input : pemakai dapat memasukkan banyak kata dengan umpanbalik yang relevan menunjukkan kekuatan hubungan antara istilah – istilah yang dicari dan dokumen, contoh : pencarian dalam web search engine


  • Document retrieval : pemakai menunjukkan dokumen mana yang relevan, kemudian sistem menyediakan lebih banyak dokumen – dokumen yang seperti itu, contoh : pencarian dalam web search engine



2. Formatted field search
            Pemakai menuliskan permintaan dengan menuliskannya dalam bahasa query, contoh : pernyataan dalam SQL.


3. Controlled – vocabulary index search
  • Pemakai menjelajahi indeks hirarkis istilah-istilah yang   dibahas dikoleksi dokumen, yang telah dibuat oleh pemilik koleksi.
  •  Indeks dapat disusun secara alfabetis, geografis, kronologis,dll
  • Keuntungan :

ü  Istilah-istilah dipilih dengan hati-hati
ü  Sinonim diacu silang (cross – referenced)
ü  Struktur hirarkis mengelompokkan dokumen-dokumen sejenis



4. Back of the book index and table of contents search
  • Indeks dibelakang buku sering dibuat oleh penulis dan mendaftarkan topik-topik penting dengan kumpulan topik-topik yang berhubungan dan acuan silang.
  • Daftar isi biasanya juga dibuat oleh penulis dan biasanya lebih pendek daripada indeks, tetapi sekuensial berdasarkan topik
  • Keuntungan : dapat ditelusuri dengan mudah untuk memperoleh kesan ruang lingkup pembahasan.



5. Concordance and key – word in context
  • Konkordansi merupakan indeks yang dihasilkan secara otomatis mengenai seluruh kata (kecuali yang sudah didaftarkan sebagai kata-kata yang terlalu umum digunakan).
  • Terlalu besar untuk digunakan dalam penjelajahan atau untuk memperoleh gambaran keseluruhan.




2.  

1. Rainbow search
  •       Pencarian tidak hanya dapat dilakukan pada teks polos, tetapi mendukung pencarian dengan jenis teks (font), ukuran, style (tebal, miring, garis bawah) dan atribut serta style paragraf.
  •       Contoh : pencarian di MS – Word, MS – Excel, dll



2. Search Expansion
  • Untuk pencarian antar dokumen, pencarian dapat dilakukan hanya pada komponen tertentu, seperti judul, abstrak, kesimpulan.
  • Thesaurus dapat membantu menyediakan istilah-istilah yang lebih spesifik atau lebih luas, sinonim atau istilah-istilah lain yang berhubungan.


3. Sound search

  • Pencarian pada database suara
  • Pencarian dilakukan dengan cara :
ü  Pemakai bersenandung
ü  Pemakai memasukkan not-not dari lagu yang dicari


4. Picture search
  • Pencarian database gambar
  • Menggunakan program analisis citra komputer sehingga hasilnya dapat digunakan dalam algoritma pencarian


5. Photograph libraries
  • Biasanya disusun berdasarkan tanggal, jurufoto, lokasi geografis atau topik
  • Indeks sering tidak tepat dan acuan silangnya tidak lengkap
  • Dapat diperbaiki dengan :
    ü Informasi tanggal, juru foto, tempat (lokasi) dan topik yang disertakan langsung dalam gambar.
    ü Pencarian profil gambar dengan menggambar menggunakan alat gambar sederhana


Jumat, 03 Maret 2017

Cara Membuat Topologi MESH, LINIER, HYBRID, dan PEER TO PEER Menggunakan Cisco Packet Tracer

Cara Membuat Topologi MESH Menggunakan CISCO PACKET TRACER
1. Langkah awal adalah buka aplikasi packet tracer anda

2.   Akan
ada lembar kosong seperti gambar di bawah ini


3.  Setelah itu pilih switch dan tata sedemikian rupa agar terlihat rapi dan mempermuda
h kita dalam mengerjakannya


4.  Pilih end Devices dan pilih generic, tata komputer secara selang seling agar mudah sep
erti gambar dibawah ini.


5. Langkah selanjutnya adalah pemberian kabel, pilih connection dan pilih automatically choose connection type.



6. Lalu beri kabel pada switch dan komputer, menggunakan kabel yang sama.


7.  Untuk Pemberian IP pada komputer silahkan ikuti langkah-langkah berikut.
Silahkan klik komputer mana yang akan diberi IP pertama kali. Maka akan muncul sebuah kotak dialog seperti di bawah ini. Pilih Desktop  lalu IP Configuration.


8.   Setelah itu settiing ip dengan cara membuka ip configuration nah saya mengunakan Ip saya 192.168.10.1 sampai dengan 192.168.10.5 menurut komputer.


9.  Setelah itu kita
cek proses transmisi data menurut topologi mesh berhasil atau tidaknya. Klik gambar amplop+ di bagian toolbar sebelah kanan jendela(Add Simple PDU (P)) dan tempatkan di pc client awal yang mau mengirim data ke pc client tujuan, disini saya fungsikan pc 1 ingin mengirim data ke pc 4. Setelah itu klik Simulation Mode(Shift+s) dan pilih auto capture/play, maka proses mengirim data akan berjalan.

  

Dari pc 1 data berjalan menuju switch 0 lalu menuju switch 1, switch 3 dan sampai di pc 4, dari pc 4 memberikan pesan kembali ke pc 1 bahwa data telah terkirim, Data mencoba untuk berjalan ke semua pc dan semua switch namun ditolak (selain pc 1 dan 4) dan (selain switch 0, switch 1 dan 3) karena prinsip kerja topologi mesh data langsung terkirim melalui switch yg terhubung ke pc 1 dan pc 4.

Cara Membuat Topologi LINIER Menggunakan CISCO PACKET TRACER
1. Langkah awal adalah buka aplikasi packet tracer anda

2.   Akan
ada lembar kosong seperti gambar di bawah ini


3.  Setelah itu pilih switch dan tata sedemikian rupa agar terlihat rapi dan mempermuda
h kita dalam mengerjakannya


4.  Pilih end Devices dan pilih generic, tata komputer secara selang seling agar mudah sep
erti gambar dibawah ini.


5. Langkah selanjutnya adalah pemberian kabel, pilih connection dan pilih automatically choose connection type.


6. Lalu beri kabel pada switch dan komputer, menggunakan kabel yang sama.


7.  Untuk Pemberian IP pada komputer silahkan ikuti langkah-langkah berikut.
Silahkan klik komputer mana yang akan diberi IP pertama kali. Maka akan muncul sebuah kotak dialog seperti di bawah ini. Pilih Desktop  lalu IP Configuration.


8.   Setelah itu settiing ip dengan cara membuka ip configuration nah saya mengunakan Ip saya 192.168.10.1 sampai dengan 192.168.10.4 menurut komputer.


9.  Setelah itu kita
cek proses transmisi data menurut topologi linier berhasil atau tidaknya. Klik gambar amplop+ di bagian toolbar sebelah kanan jendela(Add Simple PDU (P)) dan tempatkan di pc client awal yang mau mengirim data ke pc client tujuan, disini saya fungsikan pc 0 ingin mengirim data ke pc 3. Setelah itu klik Simulation Mode(Shift+s) dan pilih auto capture/play, maka proses mengirim data akan berjalan.

   

Dari pc 0 data berjalan menuju switch 0 lalu menuju switch 1, switch 2, switch3 dan sampai di pc 3, dari pc 3 memberikan pesan kembali ke pc 1 bahwa data telah terkirim, Data mencoba untuk berjalan ke semua pc dan semua switch namun ditolak (selain pc 1 dan 3 karena prinsip kerja topologi linier mirip topologi bus data langsung terkirim melalui switch yg terhubung ke pc 0 dan pc 3.

Cara Membuat Topologi HYBRID Menggunakan CISCO PACKET TRACER

1. Langkah awal adalah buka aplikasi packet tracer anda

2.   Akan
ada lembar kosong seperti gambar di bawah ini


3.  Setelah itu pilih switch dan tata sedemikian rupa agar terlihat rapi dan mempermuda
h kita dalam mengerjakannya

4.  Pilih end Devices dan pilih generic, tata komputer secara selang seling agar mudah seperti gambar dibawah ini.


5. Langkah selanjutnya adalah pemberian kabel, pilih connection dan pilih automatically choose connection type.


6. Lalu beri kabel pada switch dan komputer, menggunakan kabel yang sama.


7.  Untuk Pemberian IP pada komputer silahkan ikuti langkah-langkah berikut.
Silahkan klik komputer mana yang akan diberi IP pertama kali. Maka akan muncul sebuah kotak dialog seperti di bawah ini. Pilih Desktop  lalu IP Configuration.


8.   Setelah itu settiing ip dengan cara membuka ip configuration nah saya mengunakan Ip saya 192.168.10.1 sampai dengan 192.168.10.16 menurut komputer.


9.  Setelah itu kita
cek proses transmisi data menurut topologi hybrid berhasil atau tidaknya. Klik gambar amplop+ di bagian toolbar sebelah kanan jendela(Add Simple PDU (P)) dan tempatkan di pc client awal yang mau mengirim data ke pc client tujuan, disini saya fungsikan pc 1 ingin mengirim data ke pc 13. Setelah itu klik Simulation Mode(Shift+s) dan pilih auto capture/play, maka proses mengirim data akan berjalan.

    

Dari pc 1 data berjalan menuju switch 1, 2, 10, 15, 11 sampai di pc 13, dari pc 13 memberikan pesan kembali ke pc 1 bahwa data telah terkirim, Data mencoba untuk berjalan ke semua pc dan semua switch namun ditolak (selain pc 1 dan 13) dan (selain switch 1, 2, 10, 15, dan 11) karena prinsip kerja topologi hybrid data langsung terkirim melalui switch yg terhubung ke pc 1 dan pc 13.


Cara Membuat Topologi PEER TO PEER Menggunakan CISCO PACKET TRACER

1. Langkah awal adalah buka aplikasi packet tracer anda

2.   Akan
ada lembar kosong seperti gambar di bawah ini


3.  Setelah itu pilih 1 switch dan 2 komputer dan tata sedemikian rupa agar terlihat rapi dan mempermuda
h kita dalam mengerjakannya


4.  Pilih end Devices dan pilih generic, tata komputer secara selang seling agar mudah


5. Disini kita tidak menggunakan kabel, melainkan secara wireless, disini saya menggunakan access point.


6. Cara mengaktifkan wirelessnya dengan mensetting port di masing-masing komputer, pertama buka pc 0 lalu turn off komputer dan pindahkan PT USB HARD DRIVE ke bagian menu kiri.


7. Lalu pindahkan Linksys-WMP300N ke dalam port komputer, lalu turn on kembali komputer.


8. Setting juga untuk pc 1, sehingga otomatis akan tampil jaringan wireless yg terhubung antara komputer dan access point dengan tampilannya seperti dibawah ini.


7.  Untuk Pemberian IP pada komputer silahkan ikuti langkah-langkah berikut.
Silahkan klik komputer mana yang akan diberi IP pertama kali. Maka akan muncul sebuah kotak dialog seperti di bawah ini. Pilih Desktop  lalu IP Configuration.


8.   Setelah itu settiing ip dengan cara membuka ip configuration nah saya mengunakan Ip saya 192.168.10.1 sampai dengan 192.168.10.2 menurut komputer.


9.  Setelah itu kita
cek proses transmisi data menurut topologi peer to peer berhasil atau tidaknya. Klik gambar amplop+ di bagian toolbar sebelah kanan jendela(Add Simple PDU (P)) dan tempatkan di pc client awal yang mau mengirim data ke pc client tujuan, disini saya fungsikan pc 0 ingin mengirim data ke pc 1. Setelah itu klik Simulation Mode(Shift+s) dan pilih auto capture/play, maka proses mengirim data akan berjalan.

     


Dari pc 0 data berjalan menuju access point, kemudian access point menyebar data ke pc0 dan pc1 untuk mencari tujuan pc yang benar, setelah menemukan pc tujuan dari access point mengirim data ke pc 1, pc 1 akan mengirim pesan kembali ke pc0 bahwa data telah diterima dengan cara dari pc 1 menuju access point, dari access point menyebarkan data kembali, setelah menemukan pc tujuan access point mengirimkan kembali pesan ke pc 0. Prinsip kerja topologi Peer To Peer mengirim data secara wireless dengan menyebarkan ke semua pc untuk mencari tujuan pc yang benar lalu mengirimkan datanya.




SEMOGA BERHASIL, SEMOGA BERMANFAAT...... ^^

Harap mencamtumkan url blog ini jika ingin mengcopas atau mempublikasikan kembali artikel ini......